Thursday, May 5, 2011

IDENTITAS NASIONAL


A.      Pengertian Identitas Nasional sebagai karakter bangsa.
Untuk memahami apa arti dari identitas nasional tersebut, perlu kita pahami dulu arti identitas.  Identitas berarti ciri-ciri, sifat-sifat khas yang melekat pada suatu hal sehingga menunjukkan suatu keunikkannya serta membedakannya dengan hal-hal lain. Sedangkan Nasional berasal dari kata nasion yang memiliki arti bangsa, menunjukkan kesatuan komunitas sosio-kultural tertentu yang memiliki semangat, cita-cita, tujuan serta ideologi bersama. Secara teoritis, seperti dikatakan Koento Wibisono, pengertian indentitas pada hakekatnya merupakan manifestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam aspek kehidupan suatu bangsa dengan ciri-ciri khas, dengan ciri-ciri khas tersebut maka suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalam kehidupannya´.
Jadi, yang dimaksud dengan Identitas Nasional Indonesia adalah ciri-ciri atau sifat-sifat khas bangsa Indonesia yang membedakannya dengan bangsa-bangsa lain di dunia.
Karakter menurut bahasa adalah tabiat atau kebiasaan. Sedangkan menurut ahli psikologi, karakter adalah sebuah sistem keyakinan dan kebiasaan yang mengarahkan tindakan seorang individu. Karena itu, jika pengetahuan mengenai karakter seseorang itu dapat diketahui, maka dapat diketahui pula bagaimana individu tersebut akan bersikap untuk kondisi-kondisi tertentu.
Dilihat dari sudut pengertian, ternyata karakter dan akhlak tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Keduanya didefinisikan sebagai suatu tindakan yang terjadi tanpa ada lagi pemikiran lagi karena sudah tertanam dalam pikiran, dan dengan kata lain, keduanya dapat disebut dengan kebiasaan.
Berdasarkan pengertian yang telah diterangkan, dapat kita terjemahkan Identitas nasional sebagai karakter bangsa adalah segala ciri-ciri atau sifat-sifat khas yang ada atau jatidiri bangsa Indonesia merupakan tabiat atau keyakinan yang mengarahkan tindakan suatu individu, dan hal tersebut merupakan salah satu pembeda bangsa Indonesia dengan bangsa lain di seluruh dunia.
B.       Faktor-faktor yang mendukung lahirnya Identitas nasional
1.      Sejarah
Sebelum menjadi Negara yang modern, Indonesia pernah mengalami masa kejayaan yang gemilang pada masa kerajaan Majapahit dan Sriwijaya. Pada dua kerajaan tersebut telah membekas pada semangat perjuangan bangsa Indonesia pada abad-abad berikutnya
2.      Kebudayaan
Aspek kebudayaan yang membentuk unsur identitas nasional meliputi: akal budi, peradaban, dan pengetahuan. Misalnya sikap ramah dan santun bangsa Indonesia.
3.      Suku bangsa
Kemajemukan merupakan identitas lain bangsa Indonesia. Tradisi bangsa Indonesia untuk hidup bersama dalam kemajemukan merupakan hal lain yang harus dikembangkan dan dibudayakan.
4.      Agama
Keanekaragaman agama merupakan identitas lain dari kemajemukan, dengan kata lain, agama dan keyakinan Indonesia tidak hanya dijamin oleh konstitusi Negara, tetapi juga merupakan suatu rahmat Tuhan Yang Maha Esa yang harus tetap dipelihara dan disyukuri bangsa Indonesia. Mensyukuri nikmat kemajemukan pemberian Allah dapat dilakukan dengan salah satuya sikap dan tindakan untuk tidak memaksakan keyakinan dan tradisi suatu agama, baik mayoritas maupun minoritas atau kelompok lainnya.
5.      Bahasa
Bahasa adalah salah satu atribut identitas nasional Indonesia. Sungguhpun Indonesia memiliki ribuan bahasa daerah. Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan bangsa Indonesia yang dinyatakan dalam sumpah pemuda, yaitu bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan bangsa Indonesia.
6.      Kasta dan Kelas
Kasta adalah pembagian social atas dasar agama. Dalam agama hindu, para penganutnya dikelompokkan kedalam beberapa kasta. Kasta yang tertinggi adalah kasta Brahmana (kelompok rohanian) dan kasta yang terendah adalah kasta Sudra (orang biasa atau masyarakat biasa). Kasta yang rendah tidak bisa kawin dengan kasta yang lebih tinggi, begitu juga sebaliknya.

No comments:

Post a Comment